aku hanya ingin mampu terbang tinggi tanpa melupakan sarangnya
aku hanya ingin dapat melaju kencang tanpa melupakan batas kecepatannya
aku hanya ingin menjadi besar dan disegani
aku hanya ingin menjadi kuat dan ditakuti
tapi
aku hanyalah makhluk kecil tak berdaya
aku bukanlah apa-apa
aku tak mampu menanggung beban berat
aku terlalu naïf
namun,
tak bolehkah aku berharap dapat terbang tinggi?
tak bolehkah aku berharap dapat melaju cepat?
tak bolehkah aku berharap dapat menjadi besar?
tak bolehkah aku berharap dapat menjadi kuat?
kenapa aku harus menjadi kecil?
kenapa aku harus menjadi kerdil?
kenapa aku tidak pernah terlihat?
aku hanyalah makhluk tak berdaya
tak ada yang pedulikanku
walau ku tahu aku sangatlah penting
walau ku tahu aku sangatlah berbahaya
kenapa semua mengabaikanku?
kenapa semua mengenyahkanku?
kenapa semua tidak mempedulikanku?
ketika semua pertanyaan itu kuajukan
hanya satu jawaban kutemukan
TAKDIR
takdir melahirkanku menjadi kecil
takdir melahirkanku menjadi terabaikan
takdir melahirkanku menjadi tak terlihat
tapi ku yakin takdir
takdir melahirkanku menjadi berbahaya
takdir melahirkanku menjadi penting
takdir melahirkanku menjadi pelengkap
takdir pula yang melahirkanku menjadi alat petunjuk kebesaran Tuhan
aku tahu Tuhan Maha Besar
maka Ia menakdirkan menjadi begitu kecil
(kamar 11.45pm 18022010)
Kamis, 18 Februari 2010
Mengakar Karang
Ketika karang terhempas ganas deru samudera karang mencoba bertahan karang terus tergerus oleh ombak karang tetap tegak mengakar karang yakin dia tegar, kukuh, betahan tapi sampai kapan? Karang yang sudah payah merelakan dirinya terhempas deru samudera tetap bertahan, karang yakin dia kuat tapi karang terlalu bodoh. Karang tidak melawan samudera. Karang tidak mau menantang ombak.
Kepak
Sayap merpati mengepak mega menghalau halilintar yang menggetar. Tak kuasa jalan tertempuh. Tertatih berpeluh merpati berkepak. Merpati yang putih, kecil, penuh suci bertarung diatas mega kelabu menembus awan menggapai asa. Merpati putih kecil tak goyah terus mengepak mendepak aral menghadang menggapai imaji tersimpan di hati hilang menguap tak pernah terungkap… merpati putih penuh suci tertatih berpeluh mengepak sayap terus menggapai asa tak tersingkap tak henti berkepak sayap tak henti menghalau aral di hadap
Merpati kuat mengepak
Meyakini jawab pasti tersingkap
Menyingkirkan gundah dihadap
Yakinkan diri berdiri tegap
(kamar 01:05 WIB 08.01.2009)
Merpati kuat mengepak
Meyakini jawab pasti tersingkap
Menyingkirkan gundah dihadap
Yakinkan diri berdiri tegap
(kamar 01:05 WIB 08.01.2009)
Rabu, 23 Desember 2009
DOA KAMI
Tuhan…..
Terimakasih…
Terimakasih Kau menjadikan hidup ini penuh liku
Agar kami paham apa arti anugerah..
Tuhan…
Terimakasih…
Terimakasih Kau jadikan semua hal tak mudah kami raih
Agar kami kenal arti sebuah usaha..
Tuhan…
Berikan kami kesempatan…
Berikan kami waktu…
Kami berjanji akan menjadi pejuang-Mu yang tangguh
Bantu kami Tuhan…
Tuhan….
Kami akan terus berusaha…
Tolong hadiahi usaha kami dengan harapan…
Jadikan harapan kami nyata indahnya…
Kami tidak tahu yang terbaik untuk diri kami…
Yang kami tahu hanya yang kami ingini..
Tuhan…
Kau-lah yang Maha Mengerti…
Lebih mengerti dibanding urat nadi kami…
Kami akan terus berusaha…
Hingga Kau izinkan kami merengkuh bahagia-Mu yang abadi…
Terimakasih Tuhan…
Kau jadikan hidup kami berliku…
Agar kami paham hidup ini punya makna…
(kamar, 23.12.2009)
Terimakasih…
Terimakasih Kau menjadikan hidup ini penuh liku
Agar kami paham apa arti anugerah..
Tuhan…
Terimakasih…
Terimakasih Kau jadikan semua hal tak mudah kami raih
Agar kami kenal arti sebuah usaha..
Tuhan…
Berikan kami kesempatan…
Berikan kami waktu…
Kami berjanji akan menjadi pejuang-Mu yang tangguh
Bantu kami Tuhan…
Tuhan….
Kami akan terus berusaha…
Tolong hadiahi usaha kami dengan harapan…
Jadikan harapan kami nyata indahnya…
Kami tidak tahu yang terbaik untuk diri kami…
Yang kami tahu hanya yang kami ingini..
Tuhan…
Kau-lah yang Maha Mengerti…
Lebih mengerti dibanding urat nadi kami…
Kami akan terus berusaha…
Hingga Kau izinkan kami merengkuh bahagia-Mu yang abadi…
Terimakasih Tuhan…
Kau jadikan hidup kami berliku…
Agar kami paham hidup ini punya makna…
(kamar, 23.12.2009)
Jumat, 11 Desember 2009
Luka
Lembayung senja saksikan sebuah torehan luka terperi
Gamang terasa menapak sebuah kebimbangan
Perih terasa hampa mengudara hingga merasa tak ada lagi asa disana
Namun haruskah ini terus berlanjut?
Hingga diri terus terhanyut?
Tak terbayangkan perih terasa mengenang semua yang ada
Namun kaki ini harus terus melangkah
Walaupun diri tak kuasa berdiri namun harus sanggup aku tapaki hari
Langkahkan kaki hingga tiba di ujung hari
Tercabik sudah untuk kesekian kali sebuah hati kecil yang tak kuasa menahan segala perih
Namun sekali lagi berulang kali hati tergoreh luka
Dan sekali lagi pula diri harus tangguh berdiri
Dalam gamang butuh rasa sayang namun tersadar diri tak mampu memohon langit
Menatap mega menyambut hampa
Tersadar segala aral harus terlewati
Dengan diri walau tercabik harus terlewati
Kuatkan diri
Tangguhkan hati
Tapaki hari
Hingga dapat ku songsong kembali cita ku yang kunanti
(Kamar 25.02.2009 20:15)
Gamang terasa menapak sebuah kebimbangan
Perih terasa hampa mengudara hingga merasa tak ada lagi asa disana
Namun haruskah ini terus berlanjut?
Hingga diri terus terhanyut?
Tak terbayangkan perih terasa mengenang semua yang ada
Namun kaki ini harus terus melangkah
Walaupun diri tak kuasa berdiri namun harus sanggup aku tapaki hari
Langkahkan kaki hingga tiba di ujung hari
Tercabik sudah untuk kesekian kali sebuah hati kecil yang tak kuasa menahan segala perih
Namun sekali lagi berulang kali hati tergoreh luka
Dan sekali lagi pula diri harus tangguh berdiri
Dalam gamang butuh rasa sayang namun tersadar diri tak mampu memohon langit
Menatap mega menyambut hampa
Tersadar segala aral harus terlewati
Dengan diri walau tercabik harus terlewati
Kuatkan diri
Tangguhkan hati
Tapaki hari
Hingga dapat ku songsong kembali cita ku yang kunanti
(Kamar 25.02.2009 20:15)
Kamis, 10 Desember 2009
te quiero
No puedo hacer un poem bonito
Porque tu amor es un poem realmente bonito
No puedo escribir una carta de amor
Porque tu amor es una real carta de amor
Celebro San Valentin los todos contigo
Muchas gracias mi novio
I te quiero!
I can’t make a beautiful poem
Because your love is the real beautiful poem
I can’t write a love letter
Because your love is the real love letter
I celebrate a Valentine day everyday with you
Thank you very much my beloved
I love you
( Spanish class, 24.03.2009 15.45)
Porque tu amor es un poem realmente bonito
No puedo escribir una carta de amor
Porque tu amor es una real carta de amor
Celebro San Valentin los todos contigo
Muchas gracias mi novio
I te quiero!
I can’t make a beautiful poem
Because your love is the real beautiful poem
I can’t write a love letter
Because your love is the real love letter
I celebrate a Valentine day everyday with you
Thank you very much my beloved
I love you
( Spanish class, 24.03.2009 15.45)
Simpang
Simpang Terperi
Simpang hantarkan kebimbangan
Mengawang tanpa dapat melawan
Mengakar bimbang dalam kalbu setaman
Hingga terurai gundah menelisik imaji
Hantarkan sepi dalam ruang sulbi
Berurai mimpi yang tak pasti
Menanti kabar di ujung tepi
Tersingkap realita tanpa hati
Mencaci hingga diri tersadar
Akan asa tergantung tinggi
Tak dapat terhalang gundah terperi
Ataupun bimbang diatas simpang
(Kansas 14:05 WIB 07.01.2009)
Simpang hantarkan kebimbangan
Mengawang tanpa dapat melawan
Mengakar bimbang dalam kalbu setaman
Hingga terurai gundah menelisik imaji
Hantarkan sepi dalam ruang sulbi
Berurai mimpi yang tak pasti
Menanti kabar di ujung tepi
Tersingkap realita tanpa hati
Mencaci hingga diri tersadar
Akan asa tergantung tinggi
Tak dapat terhalang gundah terperi
Ataupun bimbang diatas simpang
(Kansas 14:05 WIB 07.01.2009)
Langganan:
Postingan (Atom)